Kota Cirebon, - Jembatan Merah Putih yang berlokasi di RT 04 RW 07 Sumurwuni, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, resmi dioperasikan pada Jumat (20/3/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Danrem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ) Kolonel Inf Hista Soleh Harahap.
Jembatan sepanjang 32 meter dengan struktur baja tersebut diharapkan menjadi penghubung vital aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan ekonomi, akses pendidikan bagi pelajar, hingga mendukung kegiatan sosial dan keagamaan seperti tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dalam sambutannya, Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Hista Soleh Harahap menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur jembatan tahap pertama yang dilakukan jajaran Korem.
“Pembangunan Jembatan Merah Putih ini merupakan bagian dari program 200 jembatan tahap pertama. Harapannya dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar perekonomian, serta mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya perawatan jembatan oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Danrem menambahkan, pihaknya membuka peluang bagi wilayah lain yang membutuhkan pembangunan jembatan dengan mengajukan melalui Babinsa atau Koramil setempat untuk kemudian ditindaklanjuti oleh Kodim.
“Setiap bulan, Korem memiliki tanggung jawab pembangunan sekitar 15 jembatan. Saat ini, sudah terealisasi di beberapa daerah seperti Kota Cirebon, Purwakarta, dan Subang, dan akan terus berlanjut pada tahap berikutnya,” jelasnya.
Sementara itu, Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan realisasi program prioritas pemerintah dalam menghubungkan wilayah yang memiliki potensi ekonomi.
Menurutnya, jembatan tersebut sebelumnya sudah direncanakan sejak 2018, namun baru terealisasi pada 2026. Dengan konstruksi baja WF yang kokoh serta pondasi yang kuat, jembatan ini dinilai jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
“Dengan struktur baja WF tanpa sambungan dan pondasi yang kuat, jembatan ini mampu menopang beban lebih besar dan lebih aman untuk mobilitas warga. Ini bukti nyata kehadiran negara untuk masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan, termasuk mengatur penggunaan agar tidak terjadi beban berlebih yang dapat merusak konstruksi.
Di sisi lain, Camat Harjamukti, Rd Yuki Maulana Hidayat, menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan tersebut yang dinilai sangat strategis, terutama menjelang momentum tradisi Maulid.
“Jembatan ini menjadi akses penting menuju Makam Mbah Soleh, yang merupakan leluhur warga setempat. Saat bulan Maulid, arus lalu lintas biasanya meningkat, sehingga kehadiran jembatan ini sangat membantu kelancaran mobilitas,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa masih terdapat beberapa titik jembatan di wilayah Harjamukti yang membutuhkan perbaikan, seperti di Kelurahan Kecapi dan wilayah RW lainnya, yang akan diajukan sesuai prosedur. (Pen)